BERITA

  • SIMULASI PEMBELAJARAN TATAP MUKA DENGAN  HARAPAN BARU

    SIMULASI PEMBELAJARAN TATAP MUKA DENGAN HARAPAN BARU

    Senin 6 September 2021  Smansabara melaksanakan simulasi petemuan tatap muka ( Simulasi PTM) untuk pertama kalinya.

     Beberapa  perwakilan siswa mengikuti arahan dari guru pendamping diawali dari sejak masuk pintu gerbang sekolah, cuci tangan pakai sabun, ukur suhu   dan mengisi form pantauan kesehatan,  perwakilan siswa   menginjakkan kakinya  di sekolah dengan nuansa yang berbeda setelah beberapa waktu lamanya belajar  dan melakukan aktivitasnya di rumah. 

    Siswa secara bergantian dengan jarak yang diatur kurang lebih 1 meter melangkah penuh semangat mengikuti arahan untuk memasuki kelas yang sudah dipersiapkan.

     Mungkin di benak siswa, muncul pertanyaan demi petanyaan selama mengikuti kegiatan simulasi pertemuan tatap muka tersebut dengan segalanya diatur dengan ketat dan prokes.

      Semua kegiatan dibimbing  dan diarahkan guru pendamping. Sebelum masuk ruangan pun harus cuci tangan, cek suhu dan mengisi form pantauan kesehatan. 

    Namun,  siswa tetap antusias mengikuti semua rangkaian simulasi dengan tertib dan lancar disetai senyum cerah penuh harapan bisa belajar di sekolah kembali dengan situasi yang kondusif dan normal seperti sebelumnya. 

    Di sela- sela kegiatan simulasi pertemuan tatap muka, Smansabara juga dipantau langsung oleh tim petugas kesehatan dari Puskesmas 1 Banjarnegara. 

    Himbauan dari petugas kesehatan agar semua warga Smansabara tetap patuhi protokol kesehatan dalam melakukan aktivitasnya dengan selalu memakai masker, jauhi kerumunan dan sering cuci tangan pakai sabun. 

    Sementara itu, menurut Ketua Gugus Covid Smansabara, Suratno, S.Pd. kegiatan simulasi dimaksudkan untuk melatih para siswa beradaptasi mengikuti kegiatan simulasi pertemuan tatap muka sekaligus sebagai penguatan pendidikan karakter  siswa meskipun masih kondisi pandemi covid - 19. Selain itu. mengharapkan semua warga sekolah baik siswa, guru maupun karyawan untuk membiasakan diri dengan peraturan yang ada dengan tetap patuhi protokol kesehatan demi kesehatan dan keselamatan semuanya.

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks