BERITA

  • Tim Gabungan Satgas Covid Provinsi Jawa Tengah dan Satgas Kabupaten Banjarnegara Melakukan Monitoring dan Evaluasi ( Monev ) ke SMAN 1 Banjarnegara

    Tim Gabungan Satgas Covid Provinsi Jawa Tengah dan Satgas Kabupaten Banjarnegara Melakukan Monitoring dan Evaluasi ( Monev ) ke SMAN 1 Banjarnegara

    Pelaksanaan simulasi Pembelajaan Tatap Muka ( PTM)  di SMAN 1 Banjanegara  yang di laksanakan sejak Senin, 6 September telah berakhir Jumat, 10 September 2021. Siswa tetap terlihat antusias dan semangat mengikuti simulasi sampai dengan hari terakhir. 

    Diharapkan setelah kegiaan simulasi selesai, siswa tersebut menjadi lebih paham terhadap kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM ) dengan protokol kesehatan di masa pandemi ini.

    Di sela-sela kegiatan simulasi PTM, SMAN 1 Banjarnegara menerima kunjungan mendadak tim gabungan satgas  covid 19 Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin oleh Tubayanu, AP, M.Si. Kepala Bidang Gakprokumda  Provinsi Jawa Tengah dan Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten  Banjanegara  yang di pimpin oleh Akhmad Qudasi,S.Sos. Kasi Ketertiban umum & masyarakat Kabupaten Banjarnegara.

    Dalam kunjungannya, Tubayanu mengimbau kepada warga sekolah terutama siswa dan guru tetap prokes dan selalu menjaga kesehatan dan selalu memakai masker dimanapun berada.

    Menurutnya, cuci tangan bagi siswa cukup sekali saat baru datang ke sekolah selanjutnya saat di dalam sekolah cukup memakai handsinitizer dan tetap bermasker.

    Himbauan Tubayanu jika sudah pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) perlu dibentuk tim khusus yang terdiri dari   perwakilan siswa per kelas menjadi satgas siswa  di kelas masing- masing  dan diberi tanda pengenal khusus  yang tugasnya mengawasi dan mengingatkan bagi teman-temannya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga kebersihan lingkungan. Adanya satgas siswa sebaya bisa dilaksanakan dengan bekerja sama dengan instansi kesehatan atau Puskesmas. 

    Selain itu, menurutnya penggunaan tisu setelah cuci tangan bisa memakai tisu makan yang lebih tebal,  lebih merekat dan lebih hemat biaya.

     Penggunaan face shield disertai memakai masker pada saat pembelajaran di sekolah juga dinilai kurang efektif, karena pada saat diam di sekolah masker cukup efektif mencegah penularan covid 19. 

    Sementara itu, Ketua Gugus Covid SMAN 1 Banjarnegara, Suratno, S.Pd. menjelaskan siswa yang mengikuti simulasi PTM sejumlah 108 siswa dengan 6 rombel masing-masing kelas terdiri dari 18 siswa. Posisi duduk diatur jaraknya dan selama 2 jam siswa berada di dalam kelas tanpa jeda istirahat. Setelah kegiatan belajar selesai, siswa diharapkan langsung pulang ke rumah masing-masing. 

    Kepala SMAN 1 Banjanegara, Sudarto, S.Pd., M.M. melakukan peninjaan ke kelas-kelas dan berpesan kepada siswa peserta simulasi PTM untuk tetap semangat belajar guna mempersiapkan penilaian  tengah semester, tetap berkarya  dan selalu patuhi protokol kesehatan. Sambil menunggu hasil evaluasi pascasimulasi diharapkan seluruh waga sekolah untuk membiasakan hidup sehat dan bersih serta tetap bermasker dimanapun untuk melindungi diri dan orang lain terpapar virus covid 19 jelasnya.

KOMENTAR

BERITA LAINNYA

Indeks